Google Search

Custom Search

Wednesday, April 10, 2013

UFO a.k.a Unidentified Flying Object



apa ufo itu, bukti adanya alien, apakah ufo itu nyata


Apakah Anda percaya bahwa UFO itu ada? Ataukah sebaliknya, percaya bahwa UFO tidak ada?  UFO singkatan dari Unidentified Flying Object, merupakan sebutan untuk benda yang terbang di angkasa yang tidak dapat dikenali dan secara khusus dalam tulisan ini ditujukkan kepada pesawat makluk dari luar angkasa milik Alien/ET/ALF. Di Indonesia kita menyebut UFO sebagai Piring Terbang atau Benda Terbang Aneh (BETA).  
Banyak foto-foto yang mengabadikan keberadaan UFO yang sedang terbang diangkasa. Sebagian besar dalam bentuk bulat lonjong pipih, ada yang berwarna kuning, hitam, putih, biru. Di indonesia juga pernah berhasil dibuat foto UFO  yang sedang melayang diatas anjungan minyak lepas pantai Laut Jawa sebagaimana pernah dimuat di Koran Kompas.  
Bila Anda penasaran ingin melihat kumpulan foto UFO, anda dapat melihatnya di situs yang sangat bagus: yaitu situs BETA-UFO di http://beta-ufo.2ya.com , bila ingin lebih banyak situs tentang UFO, carilah di situs pencari http://google.com dengan  keyword  UFO. Sedangkan bila tertarik untuk berdiskusi tentang UFO dapat ikut milis di  http://yahoogroups.com/group/beta-ufo/  atau dapat pula berdiskusi (lebih cocok sih bergosip) di situs http://ekilat.com  pada bagian “gosip - politik/bisnis  - religius/mistik/unidentification”. 
Menurut situs BETA-UFO ini, pada hari Senin tanggal 27 November 1978 merupakan saat bersejarah bagi masalah UFO: pada hari itu masalah UFO dibicarakan di dalam Komite Politik Khusus dari Majelis Umum PBB dalam sidangnya yang ke-33, dengan mata acara no. 126 yang berbunyi: Pembentukan suatu badan atau bagian dari PBB untuk melakukan, mengkordinasikan dan menyebarluaskan hasil penelitian UFO dan gejala-gejala yang bertalian. Dengan demikian masalah UFO yang kontroversal itu, yang sebelumnya telah 31 tahun lamanya menjadi pemberitaan dunia, akhirnya menjadi pembicaraan resmi di forum PBB.

Kembali ke masalah penampakan atau keberadaan UFO, orang-orang sering mengabaikan persyaratan yang harus dipenuhi supaya UFO ada di bumi. Persyaratan itu antara lain:  
1.   UFO haruslah mempunyai kecepatan cahaya agar dapat efektif melakukan perjalanan dari suatu planet di luar angkasa ke tempat bumi berada, Saya asumsikan dari luar Milky Way. Sebagai informasi, jarak Galaxy terdekat, Sagitarius Dwarf, ke Galaxy kita Milky Way sekitar 80.000 light-years. Waktu tempuh dari ujung ke ujung Galaxy Milky Way sekitar 150,000 light-years. 1 light-years sama dengan perjalanan sejauh 9,500,000,000,000 kilometer. Sekiranya UFO mempunyai teknologi pesawat dengan kecepatan cahaya, maka untuk melakukan perjalanan ke bumi yang memakan waktu ribuan tahun cahaya haruslah dilakukan oleh suatu keluarga E.T. yang beranak pinak dengan asumsi kehidupan E.T. bukanlah makhluk abadi. Juga harus dipikirkan berapa banyak bahan makanan dan bahan bakar yang harus dibawa dalam pesawat E.T. ini serta begitu besar nya pesawat yang malah jadi bergerak lamban (mungkin sebesar pesawat UFO di film Independence Day). Hal lainnya adalah bukanlah pada kecepatan cahaya mustahil suatu makluk dapat hidup / berkembang biak? atau mungkinkah materi (kerangka pesawat) akan tahan, tidak hancur ketika pesawat melaju pada kecepatan cahaya? 
2.   Alternatif lain E.T. telah sanggup melakukan metode pemindahan objek ke suatu tempat secara seketika sebagaimana kita biasa melihat kebiasaan kapten Spock dan krunya ketika keluar masuk pesawat dalam film fiksi Star Trex. Teknologi ini selain memerlukan ribuan terminal/halte untuk turun/naik obyek yang berpindah, juga mustahil dilakukan kepada makluk hidup. Penguraian dari materi menjadi cahaya (untuk dapat dipindahkan) kemudian diubah menjadi materi lagi akan menjadikan setiap makluk hidup menjadi seonggok daging alias mati. 

Pendapat Saya diatas menjadi lebih kuat bila kita mempertimbagkan pendapat seorang fisikawan (kalau tidak salah hipotesanya Stephen Hawkins) bahwa jika E.T. ada maka ada dua kemungkinan: 
1.      Kebudayaan E.T. harus lebih maju dari manusia atau
2.      Kebudayaan E.T. lebih rendah dari manusia. 

Jika kemungkinan pertama maka seharusnya manusia sudah bertemu dengan mereka para E.T. yang datang mengunjungi bumi. Dengan kata lain karena sampai saat ini manusia belum pernah bertemu muka dengan E.T.  kemungkinan besar E.T. mempunyai kebudayaan yang lebih rendah  dari manusia. Jadi Saya  simpulkan  UFO bukanlah pesawat dari E.T..
Bukti yang memperkuat lainnya adalah bahwa kemungkinan besar UFO itu adalah bukan benar-benar tidak dikenali (unidentified) tapi telah di kenali (identified). UFO ini tidak lain adalah sejenis pesawat siluman milik AS. Dari penampakan di foto-foto dan cerita-cerita para pilot atau saksi mata, pembaca dapat melihatnya di situs BETA-UFO diatas, dapat disimpulkan kecepatan UFO itu tidak setingkat kecepatan cahaya tetapi UFO hanya lebih cepat dari pesawat tempur yang berusaha mengejarnya. Mengingat pesawat tempur tersebut adalah buatan tahun dibawah 1980 an, dimana pesawat-pesawat itu - setahu saya – bukanlah pesawat dengan teknologi supersonic (mempunyai kecepatan diatas  kecepatan suara). Jadi seandainya UFO mempunyai kecepatan 1-2 Mach saja, dapat dipastikan pesawat tempur itu pasti keteteran tidak bisa mengejarnya. 
Secara kebetulan pada acara Discovery Channel berjudul Black Craft yang disiarkan di TPI pada hari Jumat 9 Agustus 2002 pkl 00.30 diceritakan bahwa pesawat dengan kecepatan suara sebenarnya telah dimiliki oleh CIA pada tahun 1950 an dengan nama Black Bird. Pesawat mata-mata ini mempunyai kecepatan 5 March. Setelah 14 tahun beroperasi barulah tahun 1964 AS mengakui secara resmi keberadaan Balck Bird. Pada masa setelah itu hingga sekarang diyakini oleh para pengamat bahwa AS telah mempunyai pesawat yang mampu terbang dengan kecepatan 12 Mach (hypersonic)  hanya saja belum diakui secara resmi seperti halnya Black Bird yang selalu dibantah keberadaannya oleh Pemerintah AS sebelum diumumkan. Semua itu tentunya dilatar belakangi alasan strategis militer. Disamping itu AS juga saat ini telah memiliki pesawat anti radar, pesawat siluman (Stealth). Pesawat Siluman ini mempunyai bentuk yang aneh dan pipih. Jadi disamping terbang dengan sangat cepat Pesawat Siluman ini juga tidak dapat dideteksi radar. Dalam acara itu juga seorang peneiliti pesawat As dari Laboratorium Militer di Gurun Mexico meyakini bahwa suatu saat akan dapat dibuat suatu pesawat yang sanggup mengelilingi bumi dalam waktu satu jam. 

Nah berdasarkan kecepatan pesawat sejenis Stealth atau pesawat  supersonic lainnya Saya simpulkan UFO adalah pesawat Supersonic milik Pemerintah AS. Soal warna yang merah atau kuning atau warna lainnya,  dan bentuknya yang kadang seperti lingkaran pipih hanyalah semacam modifikasi pesawat atau pengaruh atmosfer bumi. Bila pembaca mempertanyakan apa untungnya bagi Pemerintah AS untuk tidak memberitahukan kepada umum bahwa UFO adalah Pesawat Rahasia milik mereka, ya silahkan saja Anda menduga-duga sendiri. 

Fenomena corp circle dan segitiga bermuda belum tentu ulah polah si UFO ini. Untuk keterangan yang lebih jelas mengenai Corp Circle dan Segitiga bermuda dapat dibaca disitus BETA-UFO diatas. Orang-orang  yang melihat UFO sama dengan orang yang merasa melihat hantu / setan. Kedua jenis peristiwa itu tidak dapat didiskusikan mengingat obyek UFO / hantu tidak dapat kita panggil untuk diwawancarai/diselidiki. Oleh karena itu, di dalam tulisan ini,  saya tidak tertarik mendiskusikan pendapat Dawud seorang penulis buku “Dialog dengan Jin” yang secara aneh (menurut saya lho) mengalamatkan UFO kepada para Jin, sejenis makhluk halus.  
Jadi Kita tak perlu heboh dengan penampakan UFO atau keberadaan Alien yang secara kebetulan (ataukah direncanakan?) selalu dijadikan dagangan laris Hollywood, termasuk film yang terbaru New E.T. Lilo & Stich, dan MIB II. Saya pribadi percaya bahwa ada kehidupan lain di luar Bumi mengingat alam semesta ini terdiri dari ribuan Galaxy.

No comments:

Post a Comment